Empat Perusahaan Terancam Ditindak
Distamben Nilai Lalai Laporkan Kegiatan pada Pemerintah
 
Selasa, 10 Februari 2009 - 08:52:00
|
Pro Kaltim
|
Dibaca : 1037 Kali
 
SAMARINDA-Empat perusahaan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) kini terancam ditindak, karena dinilai lalai melaporkan kegiatan kepada pemerintah daerah.

Keempat perusahaan itu masing-masing PT Singlurus Pratama di Kutai Kartanegara (Kukar), PT Batu Bara Selaras Sapta dan PT BHP Kandilo Coal Indonesia di Paser, serta PT Delma Mining di Bulungan.

Dari hasil pantauan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kaltim, kegiatan Singlurus Pratama telah masuk tahap konstruksi, Batu Bara Selaras Sapta dan BHP Kandilo masuk tahap eksplorasi, serta Delma Mining sedang melakukan studi kelayakan.

“Jika dalam waktu dekat perusahaan tersebut tidak melaporkan kegiatan, kami akan tegur. Kalau tetap abai, kami akan menindak lebih tegas,” kata Kepala Bidang Pertambangan Umum Distamben Kaltim Frediansyah kepada koran ini, dua hari lalu.

Menurut Frediansyah, perusahaan wajib melaporkan perkembangan kegiatan di
 
 
     
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.