PT KEM, Setelah 4 Tahun Berhenti Beroperasi (1)
Kemilau Emas Ditemukan Pribumi, Perusahaan Asing yang Kelola
 
Senin, 28 September 2009 - 09:56:00
|
Feature
|
Dibaca : 239 Kali
 
Menjadi salah satu perusahaan tambang besar, PT Kelian Equatorial Mining (KEM) beroperasi selama 13 tahun. Lantas, apakah kegiatan eksplorasi, eksploitasi, sampai mengolah bijih emas, juga menjadikan perusahaan asal Inggris ini tertulis dalam tinta emas sejarah Kaltim?

FELANANS MUSTARI, Sendawar

DELAPAN puluh tahun silam, kabar adanya emas di Sungai Kelian, Kutai Barat (Kubar) beredar. Theo van Leeuwen, tokoh pertambangan asal Belanda yang melaporkannya. Disebutkan, masyarakat setempat mengelola tambang emas tradisional. Saat itu, belum ada bukti pasti logam mulia terkubur di sana.

Kemudian, warga pribumi dari suku Dayak menemukan emas aluvial atau emas yang diambil dari aliran sungai di Sungai Kelian pada 1950. Pencarian emas dalam skala kecil mulai bermunculan. Angka resmi menunjukkan, setiap tahun, sekitar 100 sampai 300 kilogram emas yang dihasilkan dari pertambangan tradisional.

Sampai akhirnya, pada 1976, tim geologi Rio
 
 
     
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.