Dishub Kaltim Minta Penabrak Ganti Rugi
Bakal Dibuat Perda, 2010 Diterapkan
 
Selasa, 29 September 2009 - 11:02:00
|
Samarinda
|
Dibaca : 200 Kali
 
SAMARINDA – Pengawasan Jembatan Mahakam ditingkatkan Dishub Kaltim. Bila ada kapal  menabrak fender (pengaman pilar) jembatan, harus bayar ganti rugi. Rencananya, sanksi dan alur pelayaran di Sungai Mahakam akan diatur dalam peraturan daerah (perda) yang diterapkan 2010.

“Pengelolaan Jembatan Mahakam memang ditangani pemprov. Kasus fender ditabrak ponton,  karena kurang pengawasan,” tegas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim M Sabani, kemarin.

Ia menjelaskan, pengawasan alur transportasi di Sungai Mahakam ditangani Administrator Pelayaran (Adpel). Semua sanksi atas pelanggaran di alur pelayaran, termasuk perusakan aset negara (Jembatan Mahakam) merupakan kewenangan Adpel.

“Seharusnya ponton penabrak fender Jembatan Mahakam itu dimintai ganti rugi. Seperti pada kasus di Jembatan Mahulu,” katanya.

Sayangnya Dishub tidak punya catatan berapa kali fender jembatan ditabrak ponton.
 
 
     
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.