Kamis, 21 Agustus 2014

Biarkan Berekspresi, Gambarkan Suasana Hati

Coretan Anak
RUBRIK | Minggu, 27 Januari 2013 | dibaca: 1476 kali
BUNDA dan ayah tentu sering menemukan coretan-coretan pada dinding rumah yang dilakukan buah hati. Tingkah laku ini seringkali membuat orangtua menjadi kesal dan marah, karena tembok rumah yang tadinya bersih jadi kotor. Ditambah lagi, anak belum bisa menggambar bentuk dengan benar. Sehingga coretan yang ada hanya berupa garis lurus atau coretan abstrak yang bentuknya tidak jelas. “Meskipun merasa kesal karena dinding rumah terlihat kotor, sebaiknya orangtua tidak memarahi atau membentak anak,” ujar psikolog Yanti Manginteno.
 
Beritahukan anak di mana seharusnya ia boleh menggambar atau mencoret-coret. Orangtua bisa menyediakan sarana anak untuk menggambar seperti buku gambar, kertas kosong dan crayon ukuran besar sehingga mudah digenggam oleh anak. “Atau bisa juga memberikan satu area dinding untuk mereka. Tempel dengan karton, sehingga coreta