Pegawai BPD Kaltim Masuk DPO
Terkait Kasus Bansos Majelis Taklim Danau Melintang
 
Sabtu, 2 Februari 2013 - 07:56:20
|
Kaltim
|
Dibaca : 436 Kali
 
SANGATTA – Tidak hanya Kejaksaan Negeri (Kejari) Sangatta yang menggeber kasus tindak pidana korupsi. Polres Kutim pun seakan tidak mau kalah. Janji untuk mengungkap penyimpangan uang negara pada 2013 ini jelas terlihat.

Setelah menetapkan satu tersangka terkait kasus penyelewengan dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Muara Bengkal,  kini seorang  pegawai perempuan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim cabang Kutim  masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pegawai berinisial E dan dinyatakan tersangka lantaran terlibat kasus korupsi pada 2010 yang melibatkan Yuliana, staf  Bagian Sosial Pemkab Kutim, dimana yang bersangkutan telah menggelapkan dana bantuan sosial (bansos) Majelis Taklim Danau Melintang

“Sudah beberapa kali kami panggil saudari E untuk dimintai keterangan terkait tersangka Yuliana. Tapi tidak pernah hadir. Karena dari keterangan sa
 
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.