Sabtu, 1 November 2014

Penasihat Hukum Sakit, Sidang Ditunda

Lanjutan Dugaan Korupsi Dana Perjalanan Dinas Anggota DPRD Balikpapan
METROPOLIS | Selasa, 12 Februari 2013 | dibaca: 268 kali
SAMARINDA - Lantaran tak didampingi penasihat hukumnya, Samuel terdakwa kasus dugaan korupsi penyelewengan dana perjalanan dinas DPRD Balikpapan periode 2004-2009 senilai Rp 30 juta, meminta sidang ditunda hingga pekan depan.

Seharusnya, agenda sidang yang digelar Senin (11/2) di Pengadilan Tipikor Samarinda ini, masih mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yogo Nurcahyo dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan.

Mendengar alasan yang disampaikan terdakwa, Ketua Majelis Hakim Casmaya lantas mengamini permintaan terdakwa dan menunda sidang hingga Senin (18/2) depan, dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

“Terdakwa tak didampingi penasihat hukumnya alasannya karena sakit. Penundaan ini merupakan keinginan terdakwa, maka sidang ditunda hingga pekan depan,” ucap Casmaya didampingi hakim ad hoc Medan Parulian Nababan dan Abdul Gani.

Ditemui u