Jatam “Ngeluruk” ke PN Samarinda
Minta Pengadilan Eksekusi Data Amdal Pertambangan
 
Jumat, 15 Februari 2013 - 09:40:20
|
Metropolis
|
Dibaca : 640 Kali
 
SAMARINDA – Polemik antara Badan Lingkungan Hidup (BLH) Samarinda dengan Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, terus menggelinding. Apalagi, Kamis (14/2) kemarin, Jatam secara resmi meminta Pengadilan Negeri (PN) Samarinda mengeksekusi objek perkara yakni data mengenai analisis dampak lingkungan (amdal) yang tak kunjung diberikan BLH Samarinda.
Menurut Koordinator Divisi Hukum Jatam Merah Johansyah, dipilihnya lembaga peradilan merupakan bentuk keseriusan Jatam menegakkan keterbukaan informasi publik. Ia menilai, BLH sudah mencederai putusan Komisi Informasi Publik (KIP) Kaltim sebagai lembaga yang mendapatkan mandat menyelesaikan perkara keterbukaan publik. “Ini sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik,” ucapnya, saat ditemui kemarin (14/2).
Sejatinya, tambah Merah, polemik ini sudah dimediasi KIP dan menelurkan butir perdamaian dengan jaminan, BLH
 
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.