Rabu, 30 Juli 2014

“Nabi Palsu” Juga Kena Pasal Penipuan

Sidang Perdana Diwarnai Tangisan Pengikut Guru Bantil
KALTIM | Selasa, 05 Maret 2013 | dibaca: 1206 kali
SANGATTA - Air mata beberapa perempuan berjilbab menetes di ruang sidang Pengadilan Negeri Sangatta, Kutai Timur (Kutim), kemarin siang. Diikuti keheningan, perempuan tadi larut bersama puluhan warga Dusun Rantau Bemban yang mengikuti sidang perdana Bantil (44), pria yang dituding sebagai nabi palsu. Pria yang kerap dipanggil Guru Bantil ini jadi pesakitan karena dilaporkan mengaku sebagai Wali Allah. Meski sudah masuk ke meja hijau, para perempuan tadi yakin, sang guru mampu bebas dari dakwaan.

Situasi tertib dan hening di sidang kemarin, jauh bertolak belakang bila dibandingkan saat Guru Bantil alias Syeh Muhammad ini ditangkap 11 Desember 2012 lalu. Saat itu, ketika Guru Bantil dibawa ratusan personel Polres Kutim dari kediamannya di RT 33 Dusun Rantau Bemban, Kecamatan Sangatta Utara, terjadi penolakan. Muncul ekspresi histeris serta dorong-mendorong antara polisi dan simpatisan Bantil.

Kendati lebih tertib, su