Selasa, 23 September 2014

Inspektorat Siap Bantu Kejati

Ungkap Dugaan Penyimpangan Pembangunan Gedung SMA 1
METROPOLIS | Rabu, 06 Maret 2013 | dibaca: 511 kali
SAMARINDA - Sebelum disidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim, bantuan keuangan Pemprov Kaltim ke Pemkot Samarinda tahun 2010 senilai Rp 246 miliar sebenarnya sudah ditelusuri Inspektorat Daerah (Itda) Kota Samarinda. Dalam pemeriksaan itu, Itda tidak mendapati sinyalemen penyimpangan, termasuk indikasi rekayasa atau dobel anggaran pembangunan di SMA 1 Samarinda.
“Selama ini tak pernah ada temuan dana dobel saat pembangunan. Tapi saya enggak tahu persis kronologis serapan anggarannya. Kalau memang ada temuan Kejati Kaltim, tentu kami bantu jika suatu saat diperlukan,” kata Inspektur Itda Samarinda Hermanus Barus kemarin (5/3).
Pada prinsipnya, sebut dia, pihaknya tak ingin berpolemik atas kasus yang saat ini disidik Kejati Kaltim. Adapun posisinya sebagai “polisi” SKPD, hanya menunggu hasil penyidikan. Apakah benar ada dugaan penyelewengan dana atau modus yang berbau korupsi. “Tapi selama sa