Gara-Gara Rebutan Gadis Pujaan Hati
Membunuh karena Merasa Dilecehkan
 
Selasa, 19 Maret 2013 - 08:16:27
|
Samarinda
|
Dibaca : 478 Kali
 
SAMARINDA - Tertunduk lesu dan pasrah. Itulah mimik Hasanuddin (20), terdakwa kasus pembunuhan terhadap Salman Alfarizi (30). Selama persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Hasanuddin seolah tak berani menatap wajah Sugeng Hiyanto, ketua majelis hakim. Sidang (18/3) kemarin dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto.
Sebelumnya, pria yang memiliki nama lain “Gondrong” ini dituntut 10 tahun penjara dan didakwa dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Pledoi dibacakan penasihat hukumnya, Nurjaninah. Dalam nota pembelaan, Hasanuddin meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. “Peristiwa tersebut terjadi semata-mata karena terdakwa merasa dilecehkan oleh korban,” ucap Nurjaninah saat membacakan pledoi.
Dia juga menjelaskan, korban yang mendatangi terdakwa bersama teman-temannya. Motif Salman mendatangi Gondrong karena dibakar
 
 
     
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.