Sabtu, 20 September 2014

Gara-Gara Rebutan Gadis Pujaan Hati

Membunuh karena Merasa Dilecehkan
SAMARINDA | Selasa, 19 Maret 2013
SAMARINDA - Tertunduk lesu dan pasrah. Itulah mimik Hasanuddin (20), terdakwa kasus pembunuhan terhadap Salman Alfarizi (30). Selama persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda, Hasanuddin seolah tak berani menatap wajah Sugeng Hiyanto, ketua majelis hakim. Sidang (18/3) kemarin dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Agus Supriyanto.
Sebelumnya, pria yang memiliki nama lain “Gondrong” ini dituntut 10 tahun penjara dan didakwa dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan. Pledoi dibacakan penasihat hukumnya, Nurjaninah. Dalam nota pembelaan, Hasanuddin meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim. “Peristiwa tersebut terjadi semata-mata karena terdakwa merasa dilecehkan oleh korban,” ucap Nurjaninah saat membacakan pledoi.
Dia juga menjelaskan, korban yang mendatangi terdakwa bersama teman-temannya. Motif Salman mendatangi Gondrong karena dibakar