Kamis, 30 Oktober 2014

Program Bayi Tabung Meningkat, walau Tingkat Sukses Baru 40 Persen

Ketika 20 Persen Pasangan di Indonesia Infertil
UTAMA | Kamis, 01 November 2012 | dibaca: 1360 kali
Perkembangan program kesuburan profesional di Indonesia, seperti bayi tabung berkembang pesat. Sebab, diperkirakan terdapat 18 sampai 20 persen pasangan di Indonesia yang infertil pada 2011. Karena itu, pembaharuan teknologi program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) terus dilakukan untuk meminimalisasi tingkat kegagalan program tersebut.
 
NAMUN, meski peminat program meningkat drastis, program bayi tabung masih terkendala biaya yang mahal dan kurangnya SDM. Menurut CEO Morula IVF dr Ivan R Sini SpOG ,biaya program bayi tabung memang terlihat relatif mahal, yakni sekitar Rp 45 sampai Rp 70 juta.

"Biaya itu menyangkut dua hal, teknologi penerapan dan obat-obatan. Mungkin angkanya relatif mahal. Tapi berdasarkan survei, pasangan di Indonesia, jika gajinya diakumulasikan hasilnya antara Rp 5 juta sampai 10 juta per bulan. Kalau mereka bisa saving 20 persen tiap bulan selama