Senin, 22 Desember 2014

Tolak dan Hapuskan UN (1)

Catatan Satria Dharma
KOLOM PEMBACA | Senin, 22 April 2013 | dibaca: 1110 kali
BANYAK  pihak yang menolak Ujian Nasional (UN). Bahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) sudah digugat di pengadilan dan mereka kalah. Tapi, Kemendikbud tetap bersikeras meneruskan UN. Ilegal-kah?
 
Pertama, adalah tidak jelasnya tujuan UN itu sendiri. Sebagai penentu arah pendidikan, UN sangat berbahaya karena akan menjerumuskan masa depan anak cucu kita mengejar kecakapan yang tidak dibutuhkan lagi. Masa depan bangsa tidak disiapkan baik melalui UN.
 
Kedua, bertolak belakang dengan klaim pemerintah selama ini, UN tidak meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah harus mengupayakan standardisasi mutu pelayanan, bukan standardisasi lulusan. Kalau ingin standardisasi kelulusan, harus melalui pelembagaan sertifikasi