Tolak dan Hapuskan UN (1)
Catatan Satria Dharma
 
Senin, 22 April 2013 - 08:43:02
|
Artikel
|
Dibaca : 980 Kali
 
BANYAK  pihak yang menolak Ujian Nasional (UN). Bahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Kemendikbud) sudah digugat di pengadilan dan mereka kalah. Tapi, Kemendikbud tetap bersikeras meneruskan UN. Ilegal-kah?
 
Pertama, adalah tidak jelasnya tujuan UN itu sendiri. Sebagai penentu arah pendidikan, UN sangat berbahaya karena akan menjerumuskan masa depan anak cucu kita mengejar kecakapan yang tidak dibutuhkan lagi. Masa depan bangsa tidak disiapkan baik melalui UN.
 
Kedua, bertolak belakang dengan klaim pemerintah selama ini, UN tidak meningkatkan kualitas pendidikan. Pemerintah harus mengupayakan standardisasi mutu pelayanan, bukan standardisasi lulusan. Kalau ingin standardisasi kelulusan, harus melalui pelembagaan sertifikasi
 
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.