Sabtu, 23 Agustus 2014

Bawaslu : Ikuti Saja Aturan yang Ada

Pro-Kontra Penerapan Peraturan KPU soal Caleg
KALTIM | Jumat, 03 Mei 2013 | dibaca: 410 kali
TANA PASER – Pro dan kontra soal “wajib” mundurnya kepala desa dari jabatannya jika ingin maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) pada Pemilu 2014 mendatang, memang masih mengemuka. Namun, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kaltim menilai konsekwensi ini harus tetap diterapkan mengingat masih belum adanya pencabutan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 13 Tahun 2013.

Aturan yang dibuat Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tertuang dalam Pasal 19 huruf  I, selain kades, juga disebutkan pengunduran diri dari anggota partai politik (peserta pemilu atau bukan peserta pemilu),  yang akan maju menggunakan partai politik lain.

Ketua Bawaslu Kaltim Syaiful SSos MSi mengatakan, dalam pelaksanaan verifikasi daftar calon sementara yang diusung 12 partai politik yang sudah diserahkan pada Senin (22/4) lalu,  harus dicermati soal adanya berkas penguduran diri bagi tiap-tiap orang yang ak