Selasa, 2 September 2014

Lelang Jabatan Pemprov Terindikasi Nepotisme

Posisi Pertama Tak Jamin Terpilih
METROPOLIS | Sabtu, 04 Mei 2013 | dibaca: 669 kali
SAMARINDA - Lelang terbuka untuk mengisi jabatan lowong di jajaran Pemprov Kaltim pada Febuari lalu telah berakhir. Namun, belakangan muncul dugaan seleksi tersebut terindikasi nepotisme. Padahal maksud tahapan tersebut untuk menjaring pejabat dari proses yang selektif dan kompetitif. Seperti yang dialami Yusuf Ansori (51), pegawai Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Provinsi Kaltim ini yang masuk peserta lelang jabatan terbuka tersebut. Demi mengikuti formasi lelang, dia mengaku sudah berusaha sebaik mungkin untuk bisa mengisi jabatan Kasi Pengujian UPTD Balitbangda Provinsi Kaltim.
“Saya sudah curahkan tenaga, pikiran, serta finansial untuk bisa terpilih,” ucap Yusuf kepada Kaltim Post, Kamis (2/5) lalu. Dari curahan tenaganya tersebut, dia menempati peringkat pertama calon pejabat formasi struktural tersebut. Namun, namanya tidak masuk dalam nama-nama calon pejabat yang akan dilantik, kemarin