Rabu, 17 September 2014

Pilgub Kaltim Terancam Diundur

Bawaslu Kekurangan Dana, Rp 16 M Dinilai Tak Cukup
UTAMA | Senin, 06 Mei 2013 | dibaca: 1511 kali
BALIKPAPAN - Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim yang tinggal beberapa bulan lagi terancam tanpa pengawas. Jika hal itu terjadi, pesta demokrasi di daerah ini bakal diundur; atau tetap berlangsung tetapi rawan gugatan hingga cacat secara hukum. Anggaran Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kaltim yang minim dituding sebagai masalah utama.

Demikian diungkapkan Ketua Bawaslu Kaltim Saipul Bahtiar ketika ditemui di Kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Balikpapan, Minggu (5/5) pagi. Ia mengatakan, pihaknya hanya mendapat Rp 16 miliar untuk pengawasan Pilgub Kaltim di semua kabupaten/kota.

Dana itu menurut dia hanya cukup membentuk Panwaslu tingkat kabupaten/kota dan kecamatan. Sedangkan pengawas lapangan di desa/kelurahan hingga sekarang belum dibentuk. Padahal tahapan pilgub sudah dimulai bulan lalu.

“Mestinya pengawas lapangan sudah dibentuk mulai April. Anggaran jadi kend