Kamis, 2 Oktober 2014

Perlu Panti Rehabilitasi

KALTIM | Sabtu, 11 Mei 2013 | dibaca: 203 kali
PEREDARAN narkoba di Kabupaten Berau dirasa kian memprihatinkan. Hal tersebut tergambar dari sejumlah pengungkapan yang dilakukan jajaran Polres Berau.

Di Undang-Undang (UU) Nomor 35/2009 tentang narkotika, tak semua pemakai harus mendapatkan hukuman penjara. Mereka bisa direhabilitasi karena dianggap sebagai korban. Namun, karena Berau belum memiliki panti rehabilitasi, proses hukum tetap berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Dalam UU telah diatur. Tapi perlu dibedakan mana yang betul-betul korban atau tidak. Kalau hanya pemakai, memang bisa dikategorikan korban, karena tidak mengedarkan. Rehabilitasi bisa dilakukan,” jelas Kasi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Berau Tri Sutrisno.

Menurut Tri, Berau sudah selayaknya memiliki panti rehabilitasi. Sehingga seorang pemakai tetap menjalani proses persidangan dan bisa diputuskan jika yang bersangkutan adalah korban narkoba