Kamis, 24 Juli 2014

“Negeri Tambang” Minim Pengawas, Mau Berguru ke Negeri Jiran

Realitas Dunia Batu Bara di Kaltim
UTAMA | Sabtu, 18 Mei 2013 | dibaca: 1002 kali
KALTIM krisis pengawas tambang batu bara. Sudah jumlahnya sedikit, beberapa pengawas juga tak memenuhi syarat. Inilah realitas mencemaskan di tanah kaya emas hitam ini.
 
“Di seluruh Kaltim ada 40 inspektur tambang. Yang sesuai kriteria hanya lima orang. Sisanya, diangkat bupati/wali kota tanpa kualifikasi sesuai Undang-Undang,” ucap Ketua Pansus Reklamasi Pascatambang DPRD Kaltim Andi Harun, usai rapat dengan Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kaltim, dua hari lalu.

Pansus mendesak pemerintah daerah di Kaltim segera membentuk formasi inspektur tambang profesional.

“Kami minta ini didorong sebagai kebutuhan mendesak bagi pemda. Bayangkan, di kabupaten/kota belum punya inspektur tambang fungsional,” kata politisi Partai Patriot ini.

Lantaran tak layak, Pansus khawatir inspektur tambang di kabupaten/kota tak dapat menind