Tambang Emas Ilegal Resahkan Warga
Potensi Kecelakaan Transportasi dan Cemari Air Sungai
 
Sabtu, 25 Mei 2013 - 07:30:44
|
Kaltim
|
Dibaca : 399 Kali
 
SENDAWAR - Tambang emas illegal yang mulai kembali marak di sepanjang alur Sungai Mahakam dan riam dari Kecamatan Long Bagun sampai Long Apari, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). Aktivitas tambang emas tradisional ini sudah sangat meresahkan.
 
Sejumlah warga yang melaporkan kepada media ini, menyebut, rakit penyedot pasir emas di dasar sungai sangat menganggu lalu lintas speedboat dan longboat. Karena membentang ke tengah sungai. “Ini bisa berpotensi terjadi kecelakaan jika tali tersebut menyangkut pada bodi speed atau longboat,” kata salah seorang warga Long Pahangai yang enggan namanya dikorankan, beberapa hari lalu.

Tak hanya itu, dampak dari aktivitas tambang ini akan mencemarkan air sungai. Untuk itu warga meminta agar pihak terkait melakukan penertiba tambang emas illegal tersebut.
 
Terpisah, Penjabat Bupati Mahulu MS Ruslan mengatakan, persoala
 
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.