Selasa, 2 September 2014

“Ada Presiden Saja Masih Banjir…”

Banjir Bukan Takdir (3)
UTAMA | Sabtu, 25 Mei 2013 | dibaca: 885 kali
Sudah 13 tahun Syaharie Jaang menjadi bagian dari pemimpin kota. Sedasawarsa sebagai wakil wali kota dan tiga tahun ini menjadi wali kota.

SEPANJANG itu pula, banjir di Samarinda seperti nyaris tak tersentuh tanda-tanda perbaikan. Kecuali di beberapa tempat seiring beroperasinya Polder Air Hitam dan Voorvo. Namun demikian, Jaang menegaskan Pemkot bukan tanpa usaha. Tahun ini sudah ada beberapa agenda penanganan banjir yang masuk pos anggaran. Di antaranya pengadaan mesin penyedot lumpur dan ekskavator amfibi untuk mengeruk Sungai Karang Mumus.

Faktor pembukaan lahan yang tak ramah lingkungan, diakui Jaang sebagai momok besar penyebab banjir. Namun, sebagai kota berkembang, Jaang tak kuasa menghadapi godaan raksasa berinvestasi di Samarinda. Dia membeberkan, 15 besar orang terkaya di Indonesia mulai melirik Samarinda sebagai tempat berinvestasi. Berikut petikan wawancara Kaltim Post dengan Wali Kota