Kamis, 30 Oktober 2014

Debu di Jembayan, Dua Perusahaan Jadi “Pesakitan”

METROPOLIS | Jumat, 09 November 2012 | dibaca: 1028 kali
CERITA miris tentang gesekan aktivitas tambang dan kegiatan masyarakat di Kukar, tak sekali dua kali. Masih segar di pikiran saat debu dari aktivitas tambang “menyerang” Desa Jembayan, Loa Kulu, Kukar. Akibat dari kasus itu, dua perusahaan tambang kena sanksi. Yakni, penyetopan (pembekuan) operasi kepada PT Bara Kumala Sakti (BKS) masih diberlakukan, hingga kemarin (8/11).

Sedangkan satu perusahaan lagi, PT Asta Minindo, lebih beruntung. Perusahaan ini sudah mendapat lampu hijau dari Pemkab Kukar untuk kembali beroperasi.

Diketahui, kedua perusahaan tersebut bulan lalu dibekukan kegiatannya oleh pemkab, karena dinilai meresahkan masyarakat. Debu-debu yang diduga kuat dari aktivitas perusahaan tambang tersebut sempat mengganggu proses belajar mengajar di SMP 2 Loa Kulu. Sehingga Pemkab membekukan sementara kegiatan perusahaan, juga menginstruksikan pihak perusahaan melakukan penataan lingkungan sesuai prosedur.