Rabu, 26 November 2014

Upacara Adat Bukan Ajang Bisnis

KALTIM | Kamis, 20 Juni 2013 | dibaca: 294 kali
SENDAWAR - Upacara adat jangan dijadikan ajang bisnis. Pelaksanaannya  harus sesuai aturan yang dikeluarkan lembaga adat, jangan membuat aturan sendiri dengan menambah waktu yang telah ditentukan. Hal ini ditegaskan Asisten II Abed Nego ketika menyampaikan sambutan di puncak acara pemotongan hewan kerbau dalam rangka upacara Kenyau Kuangkai di Kampung Muara Bunyut kecamatan Melak, Selasa (18/6/13).
Abed Nego menambahkan, pelaksanaan upacara adat sangat didukung Pemkab Kubar karena kegiatan ini merupakan kekayaan daerah di bidang adat. Mari jaga dan bertanggung jawab secara bersama-sama, melestarikan adat istiadat leluhur dari oknum yang sengaja mengubah dan mau menjadikan ajang bisnis. “Jaga secara bersama-sama upacara seperti ini, tidak lepas dari makna upacara tersebut, sehingga tetap sakral dan mendalam,” harapnya.
Ketua PDA Kubar Yustinus Dullah mengatakan, pelaksanaan upacara adat tersebut sangat m