Kamis, 23 Oktober 2014

Atasi Kemiskinan melalui Sektor Pertanian

KALTIM | Sabtu, 03 Agustus 2013
TANA TIDUNG - Kepala dinas pertanian, Ir Yulius Yagung Msi, dalam mengembangkan pertanian di wilayah Kabupaten Tana Tidung, masyarakat harus turun tangan membantu mewujudkan pengembangan dibidang pertanian. Karena saya melihat rata-rata masyarakat di KTT ini mayoritas bertani dan berkebun.

“Tujuan kami dinas pertanian , sebut Yulius, adalah untuk untuk mengatasi, utamanya dibidang pertanian sawah, ini berpengaruh terhadap peningkatan penghasilan masyarakat di wilayah ini, karena sebagian besar adalah petani padi,” ujar Yulius Yagung selasa (02/8).

Untuk mengatasi kemiskinan di wilayah ini kita harus memproritaskan pembangunan pertaniannya. Lantaran warga di disini umumnya pekerjaannya di sektor pertanian, didukung dengan lahan yang cukup luas kalau dimanfaatkan pada sektor pertanian maka masyarakat akan makmur dan sejahtera.

Menurut Yulius Yagung, pembangunan pertanian di pedesaan melalui program revitalisasi dan industrialisasi pertanian menjadi sektor yang sangat penting dalam mendukung perekonomian makro daerah dan diharapkan untuk masa depan dapat menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Pembangunan pertanian di lakukan melalui program peningkatan produktifitas, mutu, nilai tambah produk dan daya saing produk dengan pendekatan kawasan, ekonomi of scale dan integrasi.

Melalui program pembangunan pertanian diharapkan mampu mencapai swadaya pangan, kuatnya sektor perekonomian rakyat, pendapatan petani dapat meningkat, sehingga mampu menekan tingginya angka penganguran dan kemiskinan yang ada di KTT khususnya masyarakat di wilayah ini. Salah satu cara untuk meningkatkan hasil-hasil pertanian adalah dengan penerapan teknologi dan pelatihan kepada petani tersebut. Kami dinas pertanian akan membantu masyarakat tani dalam upaya meningkatkan hasil taninya sehingga dapat dijual di luar daerah, seperti halnya daerah lainnya.

Selain itu setiap di tiga kecamatan dan desa-desa kami sudah berikan bantuan berupa alat mesin pertanian hand tractor, bibit dan pupuk serta masih banyak yang lainnya.

“Untuk itu masyaratak tani diharapkan bantuan tersebut dapat dikelolah dengan baik dan mendapatkan hasil yang bisa di jual dan di kembangkan di desa lainnya,” harapnya.

Terlepas dari itu, Yulius juga menyebutkan  saat ini pihaknya tengah berupaya meningkatkan kreatifitas masyarakat tani hingga mampu tercipta ide-ide yang dapat berperan lebih dalam pencapaian perkembangan di sektor tani.

Saya mengharapkan kerja samanya untuk mewujudkan sektor pertanian di Kabupaten Tana Tidung ini, sehingga masalah pertanian tidak tertinggal lagi dengan wilayah dan daerah lainnya,” terangnya. (pls)