“UMK Boleh di Bawah UMP”
Asal Pengusaha-Pekerja Sepakat
 
Kamis, 15 November 2012 - 10:09:51
|
Balikpapan
|
Dibaca : 1173 Kali
 
BALIKPAPAN - Besar upah yang akan diterima oleh pekerja dan dikeluarkan oleh perusahaan atau pengusaha nantinya bakal sangat bergantung dengan besarnya Upah Minimum Kota (UMK) 2013. Saat ini besarannya sedang dimusyawarahkan, dan belum mendapatkan titik temu. Namun, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak mengatakan boleh saja UMK di bawah UMP, asalkan disepakati.

Kemarin (14/11), usai menemui Komisi II DPR RI di Hotel Santika, Awang membenarkan hal tersebut. “Kalau ada kesepakatan dari pengusaha dan pekerja UMK di bawah UMP ya bagus. Asalkan benar-benar murni bukan karena paksaan. Dan juga besarannya tidak boleh lebih kecil dari Kebutuhan Hidup Layak (KHL),” terangnya.

Diketahui KHL Kota Balikpapan adalah Rp 1.564.000. Artinya jika disepakati nilai UMK Rp 1,6 juta –sebagaimana yang diusulkan Dewan Pengupahan Kota–, itu sudah memenuhi apa yang dikatakan oleh gubernur. “Tapi KHL itu harus dicek lag
 
 
 
 
   
 
 
 
 
 
 
 


 

KALTIM POST

Harian Pagi Pertama dan Terbesar di Kalimantan Timur
Alamat Redaksi: Gedung Biru Jl. Soekarno Hatta Km 3,5 Balikpapan (76126), Telp (0542)735359-732158, Fax (0542)735242. Email Redaksi: redaksi@kaltimpost.net
Alamat Iklan: Jl. Jendral Sudirman No.86 Markoni Balikpapan (76114), Telp (0542)736459-737059, Fax (0542)730353.
Kantor Samarinda: Kompleks Mahakam Square Jl. Untung Suropati Blok B No.5A, Telp (0541)272000.