Sabtu, 29 November 2014

Dukung Proyek Bandara Maratua

Menkokesra Nilai Sebuah Terobosan Besar
KALTIM | Jumat, 20 September 2013 | dibaca: 304 kali
TANJUNG REDEB - Bandara menjadi salah satu tolok ukur kemajuan suatu daerah.  Hal ini juga sudah dilakukan Pemkab Berau dengan membangun Bandara Kalimarau yang sudah beroperasi. Untuk lebih konsentrasi membangun industri pariwisata, bupati juga sudah mulai membangun bandara di Pulau Maratua.
 
Dalam pertemuan dengan Menkokesra Agung Laksono di Jakarta, pekan lalu, Bupati Berau Makmur HAPK menyampaikan beberapa program yang diharapkan mendapat dukungan anggaran APBN melalui Menkokesra. Salah satunya, anggaran untuk menuntaskan pembangunan bandara di Pulau Maratua.
 
Karakteristik Pulau Maratua tak jauh berbeda dengan pulau lainnya di Berau. Namun, akses menuju pulau tersebut memerlukan waktu lebih dari 2 jam untuk mencapai pulau tersebut dari Tanjung Redeb maupun dari Tarakan.  Padahal, wisatawan yang datang, ingin bisa tiba lebih awal di pulau tersebut.  Apalagi, lokasinya, berdekatan dengan Pulau Kakaban dan Sangalaki.
 
Kepada menkokesra, bupati menuturkan bahwa kondisi pembangunan bandara kini tahap pengerasan landasan pacu sepanjang 1.200 meter.  Sedangkan fasilitas lainnya, seperti akses dari ibukota kecamatan di Bohe Bukut maupun akses dari Kampung Payung Payung juga belum sempurna.  Termasuk terminal bandara yang masih dalam program. “Kami minta dukungan menkokesra agar apa yang kami rencanakan bisa terealisasi,” kata Makmur.
 
Ia juga memprediksi, bila Bandara Maratua selesai dibangun, maka minat wisatawan untuk berkunjung akan semakin tinggi berkat dukungan infrastruktur tersebut. Bahkan, wisatawan yang biasa terbang dengan pesawat pribadi, juga akan menjadi lebih cepat dan lebih mudah tiba di tujuan wisata.
 
Menkokesra merespons harapan bupati tersebut dan berjanji akan membicarakan dengan masing-masing kementerian yang membawahi.  Khusus bandara, akan dikomunikasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Perhubungan, serta kementerian terkait lainnya. ”Kami memberikan apresiasi dan akan segera membahas dengan kementerian terkait,” kata Agung Laksono.
 
Dari beberapa kali kunjungan ke pulau wisata di Berau, menkokesra memang memuji potensi wisata yang dimiliki Maratua, Kakaban, dan Sangalaki.  Potensi ini memiliki nilai jual tinggi. Ia yakin, wisatawan akan berlomba-lomba datang ke Berau. Apalagi bila Bandara Maratua sudah difungsikan.(hms/kri/k9)