Sabtu, 25 Oktober 2014

Dilayangkan Hari Ini

Gugatan Jatam kepada Wali Kota soal Keterbukaan Informasi Publik
SAMARINDA | Senin, 19 November 2012
SAMARINDA – Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) berhak mengadukan Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang ke polisi, apabila ada temuan pelanggaran hukum dan merugikan Jatam. Demikian disampaikan Lilik Rukitasari, Komisioner Penyelesaian Sengketa Informasi, Komisi Informasi Kaltim, Minggu (18/11). Dinamisator Jatam Wilayah Kaltim Kahar Al-Bahri menyebut Pemkot Samarinda hingga kemarin belum memberi jawaban mengenai data perusahaan tambang batu bara yang diminta Jatam.
Selain menyengketakan masalah itu di Komisi Informasi, pria yang akrab disapa Ocha ini juga mengambil upaya hukum lain dengan melaporkan wali kota ke polisi atas delik aduan sengketa informasi. Acuannya, Pasal 57 UU Nomor 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Bunyinya: tuntutan pidana berdasarkan undang-undang ini merupakan delik aduan dan diajukan melalui peradilan pidana.
Lilik berpendapat, selama ada perbuatan melawan hukum dari wali kota