Minggu, 21 September 2014

Menanti IPO Arita Prima Indonesia

PRO BISNIS | Sabtu, 05 Oktober 2013
PT ARITA Prima Indonesia  menggelar perhelatan initial public offering (IPO) dengan melepas 250 juta saham, atau setara 25,58 % dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh. Sementara harga yang ditawarkan ada di kisaran Rp 200 - Rp 230 per efek.

"Harga tersebut mencerminkan price earnings ratio (PER) 6 kali hingga 6,9 kali," ujar Wintoro Prasetyo, Direktur Utama Lautandhana Securindo sebagai pihak underwriter IPO Arita Prima Indonesia, Jumat (4/10).

Nah, dengan kisaran harga dan jumlah saham yang dilepas itu, artinya emiten distributor katup pipa industri ini mengincar duit segar sekitar Rp 55 miliar - Rp 63 miliar. Nantinya, 75% duit hasil IPO ini bakal digunakan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja, sisanya, 25% dialokasikan untuk pelunasan utang jangka pendek.

Bookbuilding IPO Arita Prima bakal dilaksanakan pada 4-8 Oktober 2013. Pernyataan efektif akan diperoleh pada 17 Oktober 2013. Masa penawaran bakal dilaksanakan pada 21-23 Oktober 2013. Lalu, masa penjatahan dan distribusi saham secara elektronik masing-masing dilakukan pada 25 Oktober dan 28 Oktober.

Jika semua prosesnya berjalan sesuai jadwal, maka listing saham perdana Arita Prima bisa diselenggarakan pada 29 Oktober 2013. "Artinya, kami akan menjadi pelopor perusahaan terbuka di industri ini," pungkas Low Yew Lean, Direktur Utama Arita Prima. (net/lhl)