Rabu, 22 Oktober 2014

Perjelas Batas Waktu

KALTIM | Jumat, 06 Desember 2013
TANJUNG REDEB  -  Menjelang berakhir tahun anggaran 2013, sejumlah pekerjaan konstruksi terlihat belum mencapai finishing. Hal ini pun diyakini bakal mengalami keterlambatan pekerjaan. Berbagai kendala pasti menjadi alasan para kontraktor yang menjadi rekanan pemerintah dalam penyelesaian pekerjaan pada waktu akhir anggaran ini.
 
Sehingga pemerintah melakukan instansi teknis yang menyediakan pekerjaan harus memberikan penjelasan secara detail terkait ketentuan batas waktu. Termasuk jika ada penambahan waktu yang diberikan kepada kontraktor pelaksana sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Berau, Burhan Bakran, kepada media ini, Kamis (5/12) kemarin.
 
Ditegaskan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, meskipun sudah ada ketentuan yang mengatur tentang kontrak kerja dalam pengadaan pemerintah, namun sudah seharusnya ada penekanan kembali kepada para kontraktor. Hal ini, dikatakannya, perlu dilakukan agar tidak ada masalah yang timbul di belakang. Ketika ada pemutusan kontrak saat pekerjaan yang diberikan tidak selesai.
 
Maupun pekerjaan yang selesai namun tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. “Harus ada informasi yang jelas, khususnya penekanan kembali akan ketentuan dan aturan kepada kontraktor,” jelasnya.
 
Pemkab melalui instansi teknis juga diharapkan melakukan pengawasan berkala terkait pelaksanaan pekerjaan pada akhir-akhir tahun anggaran ini sebagai upaya evaluasi. “Ini sangat penting. Agar apa yang dilakukan dapat memberikan hasil maksimal,” pungkasnya. (hms5/one/k7)