Jumat, 31 Oktober 2014

Tarung Derajat Resmi Bela Diri Polri

OLAHRAGA | Senin, 27 Januari 2014 | dibaca: 855 kali
BALIKPAPAN – Tarung derajat merupakan seni beladiri dari full body contact yang praktis dan efektif berasal dari Indonesia yang diciptakan oleh Achmad Dradjat. Sang Guru Aa Boxer---sapaan akrab Guru Haji Achmad Dradjat mengembangkan teknik melalui pengalamannya dari setiap pertarungan di jalanan pada 1960-an.

Olahraga tarung derajat secara resmi diakui sebagai olahraga nasional dan digunakan sebagai pelatihan dasar oleh TNI Angkatan Darat. Nah, pada Selasa (21/1) lalu di Jakarta, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), antara Perguruan Pusat Keluarga Olahraga Tarung Derajat (PP Kodrat) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Dalam MoU tersebut, PP Kodrat diwakili oleh Sang Guru Aa Boxer, sedangkan dari Kepolisian RI diwakili oleh Wakapolri Komjen Pol Oegroseno. Kemudian dua hari berikutnya atau tepatnya pada Kamis (23/1), di Pusdiklantas Polri dilangsungkan pelantikan kehormatan oleh Sang Guru Aa Boxer kepada Kapolri Jenderal Pol Sutarman dengan menyematkan lencana tarung derajat.

Sementara itu Ketua Umum Pengurus Provinsi Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Pengprov Kodrat) Kaltim Muhammad Adam membenarkan, olahraga tarung derajat sudah resmi jadi beladiri Polri.

Bahkan, jelas Adam---panggilan Muhammad Adam, bahwa Polda Kaltim khususnya sudah mulai melaksanakan kegiatan beladiri tarung derajat setiap Selasa dan Jumat di masing-masing kesatuan. Olahraga tarung derajat menekankan pada agresivitas serangan dalam memukul dan menendang, bantingan, kuncian, dan sapuan kaki.

“Dalam waktu dekat, kami juga akan silaturahmi dengan Kapolda Kaltim untuk menindaklanjuti MoU di Pusat. Selanjutnya, pengkab dan pengkot Kodrat yang ada di Kaltim akan sowan ke Polres masing-masing. Ini dalam rangka mensosialisasikan MoU, Kodrat dengan Kepolisian RI,” terang Adam, kemarin (26/1).

Adam berharap, semoga tarung derajat lebih banyak lagi memberikan kontribusi positif terhadap Polri khususnya. “Terutama dalam bidang keamanan dan kedaulatan bangsa, sehingga akan tercipta stabilitas nasional, dan untuk anggota-anggota terbaik dan berprestasi, bisa berkarier serta berkarya untuk bangsa,” ujar Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari Fraksi Hanura ini. (is2/k7)