Jum'at, 03 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Senin, 19 Oktober 2009 , 08:41:00

JAKARTA  -   Kesadaran wakil rakyat pusat maupun daerah untuk membayar pajak ternyata masih rendah. Data terbaru dari Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) yang dirilis akhir pekan lalu menyebutkan, lebih dari 50 persen anggota DPR RI, DPD, DPRD provinsi/kabupaten dan kota, masih saja belum memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Kondisi ini sangat disesalkan sebab baru saja menjabat, para wakil rakyat periode 2009-2014 sudah memberikan contoh tak baik bagi masyarakat yang diwakilinya.

Hal ini dikemukan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak Djoko Slamet saat dihubungi kemarin.

Meski tak punya NPWP, lanjut Djoko, terhitung 1 Oktober, gaji para wakil rakyat tersebut sebenarnya sudah dipotong pajak. Hanya saja, prosentasenya lebih besar, mencapai 20 persen. Sistem ini, diakui Djoko masih memiliki kelemahan, terutama apakah benar uang disetorkan ke kas negara.  “Beda dengan NPWP, yang pasti semua masuk ke kas negara. Kalau nggak ada, mana tahu kita disetorkan,” katanya.

Pihaknya lewat Kanwil Pajak setempat, hanya bisa mendorong agar mereka segera memenuhi kewajiban pajaknya itu. Patut diingat, bagi wajib pajak yang tak juga memiliki NPWP, tak lama lagi akan dikenai sanksi pidana, di mana jenisnya tengah dirancang.

Adapun data lengkap jumlah wakil rakyat tak ber-NPWP tersebut, tambah Djoko, dimiliki Kanwil Pajak masing-masing. Djoko juga memastikan kisaran 50 persen lebih itu merupakan hasil perhitungan terbaru dengan KPU pusat dan daerah.

SETAHUN LALU

Terpisah, anggota DPR RI asal Kaltim Aus Hidayat Nur mengaku sudah memiliki NPWP sejak setahun lalu. Kewajiban NPWP, lanjut dia, merupakan sikap partai pengusungnya yakni PKS. Aus mengaku tak tahu apakah 7 anggota DPR RI Kaltim lain, ada di antaranya tak memiliki NPWP. Aus justru heran jika masih ada wakil rakyat yang tak memiliki NPWP. Pasalnya, NPWP merupakan salah satu syarat administrasi saat mendaftar menjadi caleg di KPU. Namun hal ini dikoreksi Djoko. Menurut dia, NPWP menjadi syarat mutlak saat pendaftaran bagi capres dan cawapres pemilu 2009 lalu.

Kabar banyaknya wakil rakyat tak ber-NPWP sudah berembus saat anggota DPR RI dilantik awal Oktober ini. Saat itu Djoko mengatakan angkanya mencapai 60 persen lebih. Soal kurang patuhnya wakil rakyat dengan aturan juga terjadi di Kaltim yang disebutkan KPK. KPK menyoroti soal pengisian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di DPRD Kaltim. Sampai pekan lalu, baru 35, dari 55 anggota DPRD Kaltim, menyatakan siap harta kekayaannya diperiksa kemudian dverifikasi KPK. Sedangkan 20 lainnya tak kunjung mengajukan LHKPN.(pra)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "50 Persen Wakil Rakyat Tak Ber-NPWP"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Peduli Balikpapan
Catatan: Zainal Muttaqin   JANGAN berharap kaya dengan menjadi wali kota, karena memang tidak mungkin. Saya sudah merasakan sendiri. Demikian diungkapkan oleh T ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM