Sabtu, 11 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Minggu, 17 Januari 2010 , 10:14:00

YANG bekas-bekas identik dengan rongsokan? Tidak selalu. Furnitur atau mebel, misalnya. Semakin ia tua dan antik, orang-orang tertentu justru banyak memburunya untuk penghias rumah. Apalagi kalau sudah suka, harganya menjadi beda dari barang biasa pada umumnya.

Adanya perabot antik di dalam rumah, bukan hanya berfungsi menghadirkan kesan tempo dulu yang elegan. Namun tetaplah perlu pemikiran ketika menempatkannya dalam ruangan, apalagi untuk rumah yang bergaya modern. Salah-salah malah dibilang aneh. Karena mebel antik biasanya digunakan dalam rumah bergaya klasik. Bukan hanya itu.

Mebel bekas juga kini menjadi bagian dari rumah minimalis modern. Saat ini sebagian masyarakat menyukai mebel yang bertentangan dengan gaya arsitektur rumahnya. Sekilas memang tampak kurang pas, tapi daya tariknya tetap ada. Kenapa? Karena sebetulnya rumah minimalis modern tidak memiliki patokan tertentu, karena biasanya semua jenis furnitur bisa masuk.

Kaltim Post mendokumentasikan beberapa foto dari sudut disain rumah di beberapa daerah di Jawa Timur. Siapa tahu menginspirasi, ada yang menggunakan potongan bambu kecil-kecil untuk pagarnya. Ada yang dipasang batu bata khusus dan tidak disemen, namun tetap tampak elegan, ada juga ruangan dalam yang dipagari dengan batu bata yang disetting unik. Tinggal melengkapinya dengan furniture baru atau antik.

Di Balikpapan, adalah dr A Sri Juliarti, seorang yang menggemari furnitur unik dan antik sebagai pelengkap hiasan interior rumahnya. “Kadang susah memburunya, tapi ketika kita dapatkan, nilai kepuasannya lebih tinggi,” serunya. Pengguna mebel antik saat ini memang masih kalah banyak dari mebel modern. Maklum, saat ini gaya arsitektur yang banyak diminati adalah gaya modern minimalis.

Untuk memperkuat karakter modern minimalis itu, furnitur yang digunakan biasanya didominasi unsur logam. Ini berbeda dengan gaya klasik menggunakan unsur kayu. Tapi menurut Juliarti, itu bukan berarti furnitur antik kehabisan peminat. Belakangan banyak orang yang tetap memakai sejumlah mebel antik, walau rumahnya tidak bergaya klasik.

Agar variasinya tidak monoton, di rumahnya, perempuan yang akrab disapa Dio itu mengkombinasikan furnitur dari beberapa daerah ; Bali, Jogja, dan Lombok. “Dicampur-campur begitu, agar kesannya rumah jadi lebih berwarna. Kadang mencari aksesori atau barangnya saat kebetulan sedang tugas keluar kota,” sebut Dio. Bagi mereka penggemar furnitur antik, ada dua jenis yang wajib diketahui.

Pertama, furnitur yang memang benar-benar antik lantaran umurnya sudah tua. Perabot yang diproduksi sekitar tahun 1950-an sudah bisa masuk kategori antik asli. Kedua, furnitur antik tiruan atau biasa disebut furnitur repro atau reproduksi alias replika. Furnitur seperti ini hanya gayanya saja yang klasik, tapi baru dibuat di masa kini. Agar terlihat benarbenar seperti furnitur antik, furnitur replika ini sengaja dibuat dari kayu bekas.

TERGANTUNG SELERA PEMILIK

Meski sudah bekas, tak jarang harga furnitur antik jauh lebih mahal dari furnitur baru. Sebab untuk mendapatkannya, harus berburu hingga ke pelosok-pelosok daerah. Lebih-lebih kalau kondisinya sudah sedikit kurang tertata, kadang perlu keluar duit lagi untuk mendandaninya. Saran bagi yang ingin menghiasi rumahnya dengan disain atau perabotan antik, letakkanlah furnitur itu di tempat-tempat yang menjadi pusat perhatian.

Seperti di ruang tamu, ruang keluarga atau di sudut-sudut ruangan yang tertangkap oleh mata, sepanjang itu sesuai dengan selera Anda. Idealnya, rumah-rumah bergaya klasik memang menggunakan furnitur yang mendukung desain arsitekturnya, yakni yang modelnya klasik juga. Misalnya, furnitur yang digunakan harus memiliki banyak motif seperti bunga, burung dan lain-lain.

Motif-motif itu biasanya diukir di atas permukaan furnitur, sehingga mengingatkan orang pada rumah-rumah tempo dulu. Agar benar-benar serasi, rumah bergaya klasik harus dilengkapi dengan furnitur bekas berbahan kayu.(adm/berbagai sumber)

 
 
Komentar Anda mengenai berita "Antik, Tak Melulu Klasik"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Ganyang Malaysia
Akhir-akhir ini kalimat itu sering sekali diungkapkan. Tapi apakah kita mampu mengganyang Malaysia? Saya teringat apa yang dikatakan Jepang ketika mereka mendapat “ ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM