Sabtu, 11 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Jum'at, 05 Februari 2010 , 06:39:00

JAKARTA   -   Penyidikan kasus Anggodo Widjojo mulai menyeret sejumlah pejabat penegak hukum. Buktinya, kemarin KPK memanggil mantan Jamintel Wisnu Subroto. Dia datang ke kantor KPK sekitar pukul 07.30 WIB untuk menjalani pemeriksaan kasus dugaan menghalang-halangi penyidikan korupsi tersebut.

Namun, pemeriksaan pensiunan jaksa itu lebih tertutup daripada saksi korupsi lain. Wartawan yang meliput di KPK tidak bisa mengetahui pasti kapan Wisnu pulang. Menurut Juru Bicara KPK Johan Budi SP, Wisnu diperiksa terkait dengan sangkaan kepada Anggodo Widjojo. ”Ya, terkait rekaman-rekaman yang diputar di Mahkamah Konstitusi itu. Statusnya sebagai saksi,” jelas Johan kemarin (4/2).

Kabar kepulangan Wisnu datang dari aktivis ICW Febri Diansyah. Kebetulan Febri yang datang ke KPK untuk melaporkan kasus korupsi di bidang kehutanan itu sempat satu lif dengan Wisnu. ”Saya dari lantai enam satu lif dengan Pak Wisnu,” jelasnya.

Menurut Febri, Wisnu ditemani Direktur Penuntutan KPK Ferry Wibisono. Dia langsung turun ke lantai ground dan kemudian melintas lewat pintu samping, pintu yang tak lazim dilewati para terperiksa di KPK. Padahal, pimpinan KPK telah berkomitmen agar semua yang diperiksa harus datang dan keluar lewat pintu depan.

Karena itu, pers tak meminta keterangan seputar pemeriksaan Wisnu. Saat konflik cicak dan buaya mengemuka, pintu tersebut menjadi bahan pergunjingan. Banyak yang menduga, saksi-saksi khusus di KPK dilewatkan pintu tersebut. Yang terakhir, anggota Komisi II Amrun Daulay, yang urung diperiksa dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Sosial yang melibatkan Bachtiar Chamsyah, juga difasilitasi melalui pintu itu.

Sejumlah wartawan menulis surat protes kepada pimpinan KPK agar menepati komitmennya soal keluar-masuknya para terperiksa kasus korupsi. ’’Saya tidak tahu persoalan itu. Seharian saya di luar,” kata Wakil Ketua KPK Chandra M. Hamzah kemarin. Dia menjanjikan penertiban kedatangan dan kepulangan terperiksa kasus korupsi melalui pintu depan.  

Selain Wisnu, kemarin KPK mempertajam pemeriksaan untuk Anggodo Widjojo. Lembaga antikorupsi itu mengambil sampel suara adik kandung buron KPK Anggoro Widjojo itu. Namun, setelah pemeriksaan, Anggodo sama sekali tak berkomentar. Dia bergegas masuk ke mobil tahanan.

Pengacara Anggodo, Thomson Situmeang, menjelaskan, Anggodo membenarkan bahwa rekaman yang diputar di MK itu adalah suaranya. ”Itu memang suaranya,” jelasnya.

Anggodo juga dikorek soal kedekatannya dengan Ary Muladi, sosok yang selama ini disebut menyerahkan uang ke pimpinan KPK. Anggodo dilaporkan dekat dan sejak lama mengenal Ary. Langkah ini untuk memastikan apakah ada rekaman pembicaraan antara Anggodo dan Ary. (git/iro)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "KPK Periksa Wisnu dan Anggodo Widjojo"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Ganyang Malaysia
Akhir-akhir ini kalimat itu sering sekali diungkapkan. Tapi apakah kita mampu mengganyang Malaysia? Saya teringat apa yang dikatakan Jepang ketika mereka mendapat “ ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM