Sabtu, 11 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Senin, 08 Februari 2010 , 07:41:00

BALIKPAPAN  -  Ini peringatan bagi warga Balikpapan. Terutama bagi yang mempunyai anak di bawah umur dan  belum diimunisasi. Ade Aditya (5 tahun) warga Manggar yang mengidap difteri dinyatakan meninggal dunia di RS Kanudjoso Djatiwibowo, Minggu (7/2) kemarin sekira pukul 07.15 Wita.  

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Dyah Muryani menjelaskan, awalnya Ade dirawat di Rumah Sakit Tentara Balikpapan (RSTB). Namun setelah itu dirujuk ke RSKD. “Di RSKD baru dirawat dua hari, tapi apa daya nyawa bocah laki-laki ini  enggak tertolong lagi,” kata Dyah ketika dihubungi kemarin.

Ia menambahkan, indikasi penyebab kematian Ade terletak pada keterlambatan rujukan. Seandainya tidak terlambat, kemungkinan besar, sebut Dyah, nyawanya masih dapat tertolong. Toxin korin bakteri difteria, sambung dia, sudah menjalar ke jantung dan membuat pernafasan Ade terganggu.

Pada bulan Januari lalu, lanjut Dyah, seorang gadis berusia 6 tahun warga Gunung Sari Ilir juga sempat positif penyakit difteri. Namun akhirnya dapat disembuhkan secara perlahan karena penanganan yang tepat dan cepat.

Harian ini kesulitan mencari informasi lebih lengkap mengenai kronologi kematian Ade, termasuk keterangan seputar penyakit yang diidapnya. Namun pihak RSKD melalui petugas Ruang Isolasi Soka B enggan membeberkan data lebih jauh. “Kami enggak bisa kasih keterangan lengkap,” kata pegawai RSKD saat dihubungi kemarin.

Sebelumnya, Dyah menjelaskan, difteri adalah infeksi akut yang menyerang pernapasan. Tanda-tanda awalnya mirip flu, tapi di rongga leher penderita terlihat warna putih dan bengkak. Sebenarnya, jelas Dyah, penyakit ini bisa dicegah dengan vaksin saat masih bayi. Yakni, vaksin DPT 1, 2, dan 3. Tapi, kata dia, saat ini ada saja beberapa warga yang masih enggan anaknya diimunisasi karena berbagai alasan.

Dyah menambahkan, penyakit ini disebabkan bakteri yang menyerang semua usia, terutama balita yang belum diimunisasi. Apabila penderita tidak segera ditangani, difteri bisa menimbulkan racun yang sangat berbahaya. Karena, bisa menyerang otot jantung, ginjal, dan jaringan syaraf

Dyah juga pernah menuturkan, jika difteri ini merenggut nyawa warga Balikpapan, maka Kota Minyak bisa ditetapkan KLB, sebab difteri bisa menular dengan sangat cepat. (*/ede)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Pasien Difteri Meninggal"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Ganyang Malaysia
Akhir-akhir ini kalimat itu sering sekali diungkapkan. Tapi apakah kita mampu mengganyang Malaysia? Saya teringat apa yang dikatakan Jepang ketika mereka mendapat “ ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM