Selasa, 07 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Senin, 08 Februari 2010 , 08:30:00


BERBAGAI macam pertanyaan dan keluhan mengenai masalah pendidikan. Mulai langkah pemerintah menyikapi anak-anak jalanan putus sekolah yang sering ditemui di simpang jalan hingga masalah siaran televisi yang dianggap dapat merusak perilaku para pelajar. Seperti curhat Dedy Jatmiko, siswa SMA Al-Mujahidin dan Haerika siswi MAN 2 Model Samarinda, yang mendapat tanggapan serius dari Wawali.
Syaharie mengatakan Pemkot Samarinda telah mengambil langkah serius mengatasi masalah pendidikan di kota Samarinda, karena memang untuk pendidikan pemerintah telah menyediakan anggaran cukup besar yang diambil melalui APBD. Misalnya, masalah anak jalanan yang putus sekolah, sebenarnya Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda telah membuka kelas khusus bagi mereka yang ingin mengenyam pendidikan sambil bekerja.
"Disdik telah menyediakan sarana belajar untuk mereka yang putus sekolah, khususnya bagi anjal (anak jalanan), dengan menjemput anak-anak ini di beberapa titik tertentu saat jam-jam kosong dengan memberikan materi yang sesuai pilihan mereka," ucap Wawali.
Mengenai masalah siaran televisi, Syaharie mengaku sepakat dengan program Menteri Kominfo yang rencana membatasi penyiaran televisi yang dianggap tidak layak ditonton anak-anak berusia di bawah umur.
Sedangkan Pemkot sendiri lanjutnya, sekarang telah intens melakukan razia VCD porno yang marak dijual di emperan jalan. Hal ini bertujuan untuk menekan perilaku para pelajar yang mengarah kepada pergaulan bebas, karena akibat dari siaran televisi dan film porno yang sekarang mudah ditemui.
"Saya sudah tekankan kepada guru-guru di sekolah agar selalu rajin merazia para siswanya yang sering membawa HP ke sekolah. Kemajuan teknologi sekarang ini membuat anak-anak dengan mudah untuk mengakses hal-hal negative. Untuk itu kontrol dan pembinaan di sekolah maupun di rumah tidak boleh lepas," tegasnya.
Kegiatan belajar tidak hanya sekadar mengejar intelektual, tetapi harus diimbangi dengan pembinaan agama di sekolah. "Agama harus dijadikan kurikulum belajar yang utama bagi sekolah umum, tidak hanya di pesantren dan juga harus dilibatkan di dalam ekstra kulikuler seperti belajar mengaji dan juga kegiatan perayaan hari besar agama," tandasnya.
Sedangkan terkait masalah fasilitas pendidikan yang menjadi kendala di beberapa sekolah seperti yang dialami SMA Negeri 2, sekarang ini sambung Syaharie, akan menjadi perhatian khusus bagi Pemkot Samarinda. Karena pemerintah tidak akan membiarkan fasilitas dan gedung belajar yang bermasalah nantinya akan menganggu proses belajar bagi siswa.
Begitu juga mengenai para pelajar tersangkut hukum yang saat ini di dalam rumah tahanan, dirinya telah berkoordinasi dengan Disdik Samarinda agar dibukakan kelas khusus bagi mereka yang berada di Rutan.
Kekecewaan disampaikan pula terhadap pekerjaan gedung SMAN 2. "Saya pastikan untuk bangunan gedung SMA Negeri 2 dalam beberapa bulan ini sudah bisa dinikmati para pelajarnya. Memang saya sempat kecewa karena molornya penyelesaiannya proyek tersebut. Tetapi Pemkot telah mengambil langkah dengan melakukan tender ulang dan insya Allah bangunan itu akan selesai dalam tahun ini," pungkasnya.
Sementara itu, talkshow curhat bersama Wawali Samarinda yang merupakan garapan dari pengurus cabang IPNU Samarinda ini menurut ketua panitia Desman Minang merupakan serangkaian silaturahmi para pelajar yang tergabung dalam organisasi IPNU dan IPPNU dengan Wakil Walikota, selain mengevaluasi bersama kebijakan yang dikeluarkan untuk pelajar Kota Tepian. (hms5)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Adakan Kelas Khusus bagi Pelajar di Rumah Tahanan"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM