Selasa, 07 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Senin, 08 Februari 2010 , 09:07:00


TANJUNG SELOR- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bulungan I Dewan Budi melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Pollymaart Sijabat mengatakan, selama ini Dinkes tidak pernah memperjualbelikan abate dalam rangka pemberantasan penyebaran nyamuk demam berdarah. Semua abate diberikan secara gratis melalui juru pemantau jentik (Jumantik) atau melalui ketua RW di masing-masing wilayah dan puskesmas. Jikapun ada pihak yang memperjualbelikan bubuk abate itu, Dinkes tidak akan menjamin abate tersebut.
“Hasil survei kami di lapangan, ternyata selama ini masyarakat menggunakan abate yang dijual oleh pihak tertentu. Alhasil, penggunaanya pun  tidak maksimal. Sehingga masih ditemukan kasus DBD, meski sudah ditebarkan bubuk abate,” ungkap Polly, ketika ditemui di ruang kerjanya, kemarin.
Lebih lanjut dia menyarankan, seharusnya masyarakat tidak perlu harus membeli abate. Karena Dinkes menyediakan secara gratis. Jika memang membutuhkan abate, bisa melapor ke Dinkes atau ke puskesmas terdekat. Selain itu, abate dari Dinkes dapat dijamin manfaatnya, daripada yang diperjual belikan. Apalagi, menurut laporan warga abate yang diperjual belikan beraroma.
“Kalau abate yang sebenarnya, tidak larut dan menempel di dinding penampungan air serta tidak beraroma, sehingga air ditaburi bubuk abate tidak masalah untuk dikonsumsi. Lain halnya, dengan abate yang dijual, kami tidak bisa menjamin. Perlu diketahui juga, selama ini masyarakat belum tahu cara penggunaan abate. Dimana abate ini, harus ditaburkan di dalam air, tanpa disaring lagi, seperti yang banyak ditemukan di masyarakat selama ini,” katanya lagi.
“Kami sebagai pelayan masyarakat, terutama dalam memberantas DBD. Kami menyiapkan abate secara gratis. Kalau memang dibutuhkan abate, asalkan pemanfaatanya untuk tempat penampung air yang besar, seperti tangki yang berisi lebih dari 100 liter. Agar pemanfaatnya, lebih maksimal hemat. Ketimbang ditaburi di dalam ember, yang secara logika bisa dikuras atau dibersihkan setiap hari,” lanjutnya.
Terlepas soal abate, menurut Polly, jika masyarakat benar-benar ingin memberantas nyamuk DBD itu, harus ada kekompakan di masyarakat untuk mengontrol keberadaan jentik, karena hasil survey selama ini, ditemukan ada kasus ada jentik.”Kalau memang mau kompak. Ketua Jumatik membuat kesepakatan dengan masyarakat, kalau ditemukan jentik di rumah warga. Maka warga tersebut didenda. Jika ini, diterapkan Bulungan akan bebas dari DBD, terutama di daerah-daerah endemis, seperti Bunyu dan Tanjung selor sendiri,” sarannya.(ian)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Pollymaart: Abate Dinas Kesehatan Gratis"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM