Sabtu, 11 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Selasa, 09 Februari 2010 , 06:41:00

JAKARTA  –  Prediksi bakal menguatnya nilai indeks pada perdagangan saham di awal pekan ini ternyata tak terbukti. Sebaliknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru melorot tajam. Begitu juga dengan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat ikut melemah. Kemarin sore, IHSG tertekan 1,72 persen (43,4 poin) ke level 2.475,57, dengan investor asing membukukan penjualan bersih senilai Rp 1,39 triliun. 

“Faktor psikologis dari eksternal yang membuat aksi jual kembali terjadi sehingga menyebabkan indeks tertekan,’’ kata pengamat pasar modal dari Univesitas Airlangga (Unair) Leo Herlambang kemarin.

Harga komoditas tambang yang melemah menjadi pemicu utama laju IHSG di akhir transaksi awal pekan ini. Sementara dari domestik juga masih minim sentimen yang mampu membuat indeks menguat. Sebab, Rupiah juga cenderung melemah terhadap dolar AS.

Total nilai transaksi yang dibukukan mencapai Rp 4,53 triliun dan volume tercatat 9,34 juta lot, dengan frekuensi 83.760 kali. Sebanyak 37 saham menguat, 155 melemah, 60 ditutup stagnan, serta 234 saham tidak terjadi transaksi.

Saham komoditas yang melemah cukup besar di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp 1.150 atau 3,82 persen ke level Rp 28.950, PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) melemah Rp 600 (3,71 persen) menjadi Rp 15.550, dan PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terkoreksi Rp 350 atau 1,49 persen di posisi Rp 23.100. ’’Saham-saham ini yang layak akumulasi pada perdagangan pada hari-hari mendatang,’’ saran Leo.

Sementara itu, berdasarkan data kurs transaksi Bank Indonesia (BI), kurs rupiah kemarin berakhir di posisi 9.413 per dolar Amerika Serikat (AS). Pada perdagangan Jumat (5/2), mata uang lokal tersebut berakhir di kisaran level 9.393 per USD.

Pengamat pasar valas dari BNI Rosady TA Montol mengemukakan, kecemasan dari faktor global seiring memburuknya prospek ekonomi zona Eropa makin memperkuat ekspektasi atas keperkasaan dolar.  “Ini yang membuat rupiah kembali melemah di atas 9.400,” ujarnya.

BI yang tetap konsisten menjaga rupiah di pasar membuat rupiah mampu bertahan di 9.400 an per dolar AS. “Selain itu, mata uang kawasan yang bergerak beragam mengindikasikan bahwa tekanan dari penguatan dolar AS juga agak mereda,” paparnya. (luq/kim/jpnn)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Rupiah Tak Berdaya"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Ganyang Malaysia
Akhir-akhir ini kalimat itu sering sekali diungkapkan. Tapi apakah kita mampu mengganyang Malaysia? Saya teringat apa yang dikatakan Jepang ketika mereka mendapat “ ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM