Selasa, 07 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Selasa, 09 Februari 2010 , 08:09:00


SAMARINDA - Tidak dilibatkannya DPRD Kaltim oleh Pemprov Kaltim dalam rapat dengan badan anggaran (Banggar) DPR RI pada Kamis (4/2) lalu di Jakarta berbuntut panjang. Soal koordinasi yang kurang dan disharmonisasi antara dua lembaga itu menjadi pembahasan hangat dalam Rapat Paripurna dengan agenda pembahasan  tiga rancangan peraturan daerah (raperda) kemarin siang (8/2).

Tak hanya itu, dewan juga sudah melayangkan surat dengan prihal koordinasi pelaksanaan kebijakan kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak. “Sudah kita sampaikan surat resminya hari ini agar gubernur bisa ubah perilakunya,” kata Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisyal HP saat memimpin rapat.

Ada tiga poin yang menjadi penekanan dewan dalam surat dengan Nomor 160/09/SET-HK/II/2010 itu. Yakni, berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2009 tentang MPR, DPR, DPRD, dalam hal kebijakan pemprov untuk melakukan rencana kegiatan dengan pihak ketiga yang menyangkut pembangunan masyarakat luas, maka lebih dahulu mendapat persetujuan dewan. Sehingga, kebijakan pemprov dapat menghasilkan dampak yang positif bagi kehidupan warga dan pembangunan daerah.

Poin kedua dalam surat itu, sebelum ada persetujuan untuk membangun  kerja sama dengan skala internasional, pemprov terlebih dahulu harus mengajukan permintaan pendapat dan pertimbangan kepada dewan. Terakhir, terkait dengan realisasi pelaksanaan kebijakan tersebut, diharapkan gubernur bisa membuat laporan petanggungjawaban jika kegiatan sudah diselenggarakan.

Ketua Fraksi PDI-P Sudarno mengatakan, masalah kurang baiknya kerja sama dan koordinasi antara dewan dan pemprov ini harus disikapi. “Jangan sampai karena disharmonis ini pembangunan jadi tersendat,” katanya.

Disinggung mengenai hal itu, Wakil Gubernur Kaltim Farid Wadjdy mengatakan, selama ini tidak satu pun mata anggaran yang dalam pembahasannya tidak melibatkan dewan. Eksekutif pun, kata dia, selalu terlibat dalam sidang-sidang dengan wakil rakyat itu. Karena, kata dia, jika semangatnya untuk membangun koordinasi dan kerja sama, tentu saja pihaknya sangat terbuka. Sebab itu, pihaknya harus memperlajari dulu surat yang dilayangkan dewan.

“Yang dimaksud dengan kurang koordinasi tersebut dalam bidang apa? Dan apa saja yang harus dirumuskan,” katanya.  Ketika disinggung mengapa tidak melibatkan DPRD Kaltim saat membahas anggaran di pusat, Farid hanya menyebut,”Saat ini yang penting adalah melihat perkembangan ke depan. Kan sudah  surat dewan, nanti akan kita pelajari,”.

ONE MAN SHOW

Dua fraksi di DPRD Kaltim yakni Patriot Bintang Demokrasi (PBD) dan PDIP menyoroti kegiatan gubernur yang selalu terkesan melakukan pekerjaan sendiri tanpa mau melibatkan mitranya yakni DPRD. Sehingga memunculkan kesan Gubernur Kaltim ingin bersikap one man show.

“Gubernur belum maksimal melakukan kerja sama dengan DPRD selaku mitra,” kata Ketua Fraksi PDIP Sudarno usai sidang paripurna di DPRD Kaltim, kemarin.

Ini bisa memunculkan kesan bahwa antara legislatif dan eksekutif ada disharmoni. Jika ini terus berkelanjutan, maka akan mengganggu roda pembangunan di Kaltim.  Tidak itu saja, juga akan berimbas pada ketabilitasian daerah, karena tidak adanya kerja sama yang baik antar-elite pemerintah.

Sementara itu Ismail, sekretaris Fraksi PBD DPRD Kaltim mengatakan, sesuai peraturan mewajibkan gubernur untuk melakukan koordinasi bahkan pada batas-batas tertentu harus mendapatkan persetujuan DPRD. Apalagi jika adanya kerja sama dengan pihak-pihak lain untuk kepentingan pembangunan daerah.

“Hal ini dimaksudkan agar ada komunikasi dan relasi antara gubernur dan DPRD tetap terjaga dan seimbang,” kata Ismail.

Ia mengatakan, apalagi jika urusan ini menyangkut hajat hidup orang banyak – termasuk kegiatan investasi dan kerja sama tersebut berkonsekuensi terhadap aset dan anggaran, semakin menegaskan bahwa harus melalui persetujuan DPRD.

Ketua DPRD Kaltim HM Mukmin Faisyal HP menambahkan, keberhasilan pembangunan di Kaltim ini bukan karena orang per orang. Pemprov lanjutnya, harus melibatkan semua mitra-mitranya. Jangan terkesan one man show.  (far/zom)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "DPRD Surati Gubernur"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM