Sabtu, 11 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Selasa, 09 Februari 2010 , 08:31:00


Sebanyak 415 kepala keluarga (KK) warga Perumahan Bukit Temindung Indah Samarinda dari 6 RT di Kelurahan Samarinda Utara, telah  lama mengalami krisis air bersih. kejadian ini berlangsung 14 tahun.
Mulai perumahan ini berdiri tahun 1996, warga sudah mengalami kesulitan air. Banyak warga yang memanfaatkan air danau yang berada di sekitar perumahan untuk mencukupi kebutuhan air. Bila kemarau tiba lebih parah lagi, perumahan diterpa kekeringan karena air hujan, dan kolam tak bisa diandalkan. Bila musim hujan sebagian besar kebutuhan air memanfaatkan dari tampungan air hujan.
Menurut penuturan Muhyidin salah satu warga, sejak dua tahun perumahan ini berdiri tahun 1998. PDAM Samarinda menyalurkan sambungan air ke perumahan ini. Warga pun gembira, air bersih yang selama dua tahun sulit didapat bakal mudah didapat.
"Kami manfaatkan air hujan untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Bayangkan bila musim kemarau kami kekeringan, dan krisis air bersih," ungkap salah Umi, salah satu warga.
Pihak pengembang PT Artas Nusantara sebagai pengembang pun memberikan fasilitas untuk kebutuhan yang diperlukan guna menyambut baik adanya sambungan dari PDAM. Dirut PT Artas Nusantara yang ditemui Kaltim Post DR Chrisman Sitorus mengungkapkan, sudah membangun fasilitas yang dibutuhkan PDAM termasuk pompa penyedot, bak penampungan air sementara, dan penambahan pipa yang akan tersambung ke pipa primer PDAM.
Tetapi sudah berjalan 11 tahun, debit air dari PDAM ternyata tidak mencukupi warga di Perumahan ini. “Air mengalir tidak setiap hari. Sering kami menunggu saat malam, tetapi setelah ditunggu pun tidak mengalir,” keluh April.
Selama belasan tahun pasokan air dari PDAM tidak lancar, warga pun harus mengeluarkan kocek yang cukup besar untuk membeli air dari para penjual air dengan tandon. Kalaupun tidak membeli air, sebagian warga memanfaatkan sumur.
Tetapi itu pun kurang efektis, karena debit air yang dihasilkan sangat minim, dan kualitas air yang ad tidak bagus. “Kami terpaksa menggunakan air sumur untuk kebutuhan cuci. Kalau memasak, kualitas air tidak cukup baik,” tambah Umi.
Karena air tanah kurang baik, banyak warga enggan membuat sumur. Apalagi investasi yang harus dibayar sangat tinggi. “Kalau membuat sumur bor, dibutuhkan jutaan rupaih, dan itupun belum tentu menghasilkan air,” ungkap warga Ahmad, warga RT 24. (*/nan)   


 
 
Komentar Anda mengenai berita "Air Tanah Kurang Baik, Kolam Jadi Andalan"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Ganyang Malaysia
Akhir-akhir ini kalimat itu sering sekali diungkapkan. Tapi apakah kita mampu mengganyang Malaysia? Saya teringat apa yang dikatakan Jepang ketika mereka mendapat “ ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM