JAKARTA - Markis Kido/Hendra Setiawan resmi berstatus pemain nonpelatnas. PB PBSI sudah mengirimkan surat persetujuan pengunduran diri pasangan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 itu dari Pelatnas Cipayung. Meski demikian, Kido/Hendra tetap setia membela tim Thomas Indonesia.
"Suratnya sudah saya terima tadi siang (Senin (8/2), Red) dari Pak Lius Pongoh. Hari Rabu (10/2) akan berlatih di Cipayung. Tapi untuk selanjutnya belum tahu apakah akan terus di sana atau bagaimana," ujar Kido, kemarin.
Sebelumnya, pasangan yang mengajukan surat pengunduran diri sebelum berangkat ke SEA Games Laos akhir tahun lalu itu mengatakan masih menunggu status mereka terlebih dahulu, sebelum bergabung di tim Piala Thomas.
PB PBSI telah menyiapkan jadwal latihan bersama bagi pemain dari luar Pelatnas dengan pemain Pelatnas setiap Rabu dan Jumat.
Mengenai persiapan menghadapi kualifikasi Piala Thomas dan Uber zona Asia yang berlangsung 21-28 Februari di Nakon Ratchasima, Thailand, Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto mengatakan tidak akan membuat kamp latihan (training camp/TC) khusus.
"Tidak ada TC karena para pemain yang diambil dari luar Pelatnas mempunyai jadwal kegiatan sendiri yang tidak bisa diganggu," kata Yacob yang juga manajer tim Thomas itu. Bahkan, tambahnya, program latihan yang semula sudah disusun bagi tim terpaksa dibatalkan karena banyak pemain yang tidak dapat mengikuti.
"Tidak ada keraguan bagi PBSI bahwa mereka tidak siap. Mereka adalah pemain profesional yang mempunyai program latihan sendiri. Yang diperlukan hanyalah sesekali berlatih bersama dan berkumpul untuk membentuk kekompakan," paparnya pula.
Tim kualifikasi Piala Thomas dan Uber kali ini diperkuat beberapa pemain nonpelatnas, yakni Taufik Hidayat, Alvent Yulianto, Kido/Hendra, dan Maria Febe Kusumastuti.
Putaran final Piala Thomas-Uber sendiri akan digelar di Malaysia pada 9-16 Mei mendatang. "Target sudah jelas, yaitu lolos ke babak final. Kami juga telah menyiapkan tim yang akan diberangkatkan," tegas Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso. (*/kpl/v)