LONDON – Manchester City mencatat hasil memalukan saat bertandang ke Hull City, Sabtu malam lalu. Tampil dengan kekuatan penuh, The Citizens—sebutan City—malah takluk 1-2 kepada tuan rumah. Akibatnya, mereka tertahan di peringkat keenam, dan tertinggal tiga poin dari Liverpool yang berada di batas terbawah zona Liga Champions.
Padahal, setelah peluang menjadi juara Premier League kian jauh, peringkat keempat menjadi tujuan yang paling masuk akal buat City. Karena itu, mereka harus memanfaatkan laga menjamu Bolton Wanderers dinihari nanti untuk kembali ke zona elite tersebut. (siaran langsung ESPN pukul 03.45 Wita)
”Sangat sulit melupakan kekalahan di kandang Hull. Tapi itulah yang harus kami lakukan saat ini. Kami harus memfokuskan seluruh energi untuk laga melawan Bolton,” papar Nigel de Jong, defender City, seperti dikutip European Fooball. ”Kami membuang beberapa peluang yang mestinya bisa menyamakan kedudukan. Tapi saat itu kami memang tidak dalam bentuk terbaik,” lanjut dia.
Menurut defender timnas Belanda itu, Hull mengusung motivasi yang tidak dimiliki City. George Boateng dkk membutuhkan poin penuh untuk menghindari zona degradasi. Itulah yang membuat mereka tampil superngotot, dan tidak memberi kesempatan City mengambil alih kendali permainan.
Melawan Bolton ini, lanjut De Jong, tidak akan jauh berbeda. Mengingat, tim besutan Owen Coyle itu hanya satu setrip di atas zona berbahaya. Mereka juga hanya unggul satu poin atas West Ham, yang berada tepat di bawahnya. Kevin Davies dkk juga pasti berjuang habis-habisan untuk menjauhkan diri dari degradasi.
Sedangkan menurut pelatih Roberto Mancini, anak buahnya hanya kurang punya semangat juang. Mereka kurang berani menekan saat ada kesempatan. ”Anak-anak harus lebih fight. Itu sangat mungkin dilakukan karena kami punya pemain bagus. Masalahnya, mereka selalu lembek saat berhadapan dengan tim yang lebih lemah. Itu bukan mental juara,” gerutu Mancini, seperti dilansir Telegraph.
Di luar faktor mental, sebenarnya City tidak punya problem serius. Sebaliknya Bolton direpotkan oleh cederanya defender tangguh Gary Cahill. Dia diprediksi absen beberapa bulan lantaran mengalami cedera penyempitan pembuluh darah. Kendati demikian, Coyle optimistis timnya bisa memetik poin.
”Kami telah melawat ke Anfield (markas Liverpool) dan Emirates (kandang Arsenal), dan bisa menciptakan sejumlah peluang di sana. Kami cukup kompetitif. Itulah yang akan kami lakukan di kandang Manchester City nanti,” tegas Coyle.
”Game melawan tim-tim kuat memang terasa menyulitkan, tapi kami bisa mengimbangi beberapa di antaranya. Pemain saya punya motivasi dan semangat kerja tinggi. Mereka sadar, untuk menjauh dari zona degradasi butuh kerja keras, dan ini adalah salahsatunya,” lanjut Coyle. (na/jpnn)