Selasa, 07 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Selasa, 09 Februari 2010 , 09:37:00

PERFORMA Didier Drogba yang memikat saat mengalahkan Arsenal kemarin menuai pujian dari fans Chelsea. Namun, buat publik Pantai Gading, negara asal Drogba, penampilan gemilang sang bintang justru terasa menyakitkan.

Pasalnya, dia tidak bisa menunjukkan performa yang sama saat bermain untuk Pantai Gading di ajang Piala Afrika lalu. Di event itu, Drogba tampil melempem dan hanya mencetak satu gol. Pantai Gading pun terhenti di perempat final setelah kalah 2-3 oleh Aljazair.

”Kita lihat saja apa yang akan dilakukan orang ini (Drogba, Red). Semoga dia mencetak gol ke gawang Arsenal, sehingga kita semua bisa menghujatnya sebagai pengkhianat yang tidak mencintai negaranya,” kecam Julien Tape, seorang bartender di Abidjan, ibu kota Pantai Gading, seperti dikutip Goal.

Ketika Drogba menjebol gawang Manuel Almunia pada menit kedelapan, tak seorang pun bersorak. Sebagian malah mencibir. ”Saya tidak peduli dia mau cetak berapa gol pun. Kalaupun malam ini dia bikin seratus gol, itu urusan dia,” kata Maflan Kouadio, penjual ikan yang ikut nonton bareng.

Sesungguhnya bukan hanya Drogba yang menunjukkan perbedaan kualitas saat bermain untuk timnas. Terutama mereka yang bermain di liga elite Eropa. Mereka cenderung bermain hati-hati untuk menghindari cedera. Namun, penurunan kualitas yang ditunjukkan Drogba memang sangat menyolok. Dia tidak berani mengambil risiko ketika Chelsea sedang dalam posisi kuat merebut titel Premier League.

”Ini tindakan yang kejam. Kita bisa lihat bagaimana dia bermain setelah meninggalkan Angola. Kenapa dia tidak bisa melakukan yang seperempat dari malam ini ketika dia membela negaranya? Dia mestinya bisa membawa Pantai Gading ke babak yang lebih tinggi,” sesal Jean Jacques Diby, warga Abidjan lainnya.

Suara serupa datang dari Soro Diomade, seorang guru. Menurut dia, semua pemain profesional Pantai Gading jadi lembek ketika dipanggil timnas. Sebaliknya, jika bermain di liga masing-masing, semua menunjukkan determinasi tinggi.

”Saya tidak tahu apa mereka takut cedera atau karena asosiasi sepak bola kami tidak membayar mereka cukup tinggi. Tapi, kami sangat merasakan bahwa Drogba dan rekan-rekannya mengkhianati negara ini,” kecam Diomade. (na/ca/jpnn)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Drogba Dikecam di Kampung Sendiri"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Mantau Blue Sky
Oleh: Zainal Muttaqin   HARI-HARI ini jajaran manajemen dan karyawan Hotel Blue Sky Balikpapan melakukan serangkaian kegiatan sosial menyambut hari ulang tahunnya ya ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM