Jum'at, 03 September 2010
 
  Hot Topics : Ekonomi - Utama
LOGIN    |    REGISTER    |    FORGET PASSWORD   
Mahkamah Agung (MA) langsung pasang badan terkait pemberian grasi kepada mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Kaltim Syaukani Hassan Rais yang menimbulkan sorotan beberapa kalangan
   
Kamis, 24 Juni 2010 , 11:49:00

SAMARINDA- Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Prasarana Wilayah (PU dan Kimpraswil) Kaltim merencanakan penambahan lebar Jembatan Mahakam. Karena, seperti diketahui saat ini, kemacetan pengguna jalan yang melintas di jembatan tersebut dianggap sudah memprihatinkan.
Pada jam-jam sibuk -- pagi dan sore --, pasti terjadi antrean pengguna jalan, baik roda dua maupun empat. Baik yang dari Samarinda kota menuju Samarinda Seberang maupun sebaliknya. Antrean kendaraan sepanjang hingga ratusan meter itu jadi pemandangan rutin warga Kota Tepian. Dan pada jam-jam tertentu pula ada tiga hingga lima polisi terlihat berjaga di bibir jembatan untuk mengatur arus kendaraan.
Kepala Dinas PU dan Kimpraswil Kaltim Husinsyah mengatakan, memang saat ini sudah ada rencana untuk menambah lebar jembatan yang dibangun 1985 itu. Rencananya, kata dia, penambahan lebar akan dilakukan pada jalur pejalan kaki yang ada di sisi kiri dan kanan jembatan itu.
“Ini masih rencana, penambahannya di samping jalur pejalan kaki itu yang ada di bagian luar badan jembatan,” katanya kepada Kaltim Post, Selasa (22/6).
Saat ini, jelas dia, tengah dilakukan penyusunan desain untuk menambah lebar jembatan. “Saya belum tahu berapa lebarnya, tapi kemungkinan ada tambahan 1,5 meter dari luas jalur pejalan kaki yang ada sekarang,” tuturnya.

Untuk penambahan tersebut, nantinya konstruksi untuk jalur tersebut akan diubah. “Dananya belum bisa diketahui, desainnya kan masih disusun,” ujarnya.
Nantinya, menunjang pelebaran jembatan itu, otomatis   akses jalan menuju jembatan harus ada penyesuaian. Misalnya, menambah lebar jalan atau hanya memaksimalkan ruas untuk roda dua seperti yang ada saat ini.
Dia menambahkan, dengan adanya penambahan di jalur pejalan kaki, maka otomatis di konstruksi bagian bawah harus ada penambahan pondasi untuk penguatan.
Terpisah, Kepala Preservasi Jalan dan Jembatan Dinas PU dan Kimpraswil Kaltim Budi Laksono mengatakan,  sebelum adanya penambahan lebar jembatan, tengah dilakukan pemeliharaan rutin konstruksi saat ini. Untuk pemeliharaan tersebut, dananya diambilkan dari dua pos anggaran. Yakni, APBD Kaltim dan APBN. Dari APBD dana yang digelontorkan untuk pemeliharaan itu mencapai Rp 9 miliar. Sedangkan dari APBN lebih besar, menyentuh Rp 20 miliar.
“Pemeliharaan dilakukan terhadap beberapa pilar jembatan,” katanya.

Di lain hal diketahui, saat ini terjadi kerusakan  pada pilar jembatan itu karena ditabrak oleh ponton milik PT Kartika Samudra Adijaya (KSA) awal 2010 ini. Husinsyah dalam satu kesempatan pernah menyebutkan, nominal ganti rugi untuk kerusakan  berkisar Rp 15 miliar. Angka ini lebih rendah dari estimasi awal kerusakan jembatan yang ditabrak oleh ponton milik KSA awal tahun ini yang menyentuh Rp 20 miliar.
Soal perbaikan kini tengah dibahas di Pemprov Kaltim. Khususnya soal mekanisme ganti rugi. Apakah pakai cara lama, Pemprov menentukan kontraktor untuk melakukan perbaikan, lantas PT KSA membayar nominalnya ke kas daerah. Atau cara baru yang lebih didukung Dinas PU Kaltim, yakni perusahaan itu menunjuk kontraktor dan melakukan perbaikan, PU kebagian pengawasan. (far)
 
 
Komentar Anda mengenai berita "Jembatan Mahakam Ditambah 1,5 Meter"
 
   
 
 
Kolom Dahlan Iskan
Tarawih di Beijing dengan Mazhab Hambali
Catatan: Dahlan Iskan  SUDAH tiga kali saya Idulfitri di Tiongkok, tapi baru sekali ini merasakan salat Tarawih di sana. Dua hari berturut-turut saya ke Masjid Niu ...
Other
 
Kolom Zainal Muttaqin
Peduli Balikpapan
Catatan: Zainal Muttaqin   JANGAN berharap kaya dengan menjadi wali kota, karena memang tidak mungkin. Saya sudah merasakan sendiri. Demikian diungkapkan oleh T ...
Other
 
Kolom Redaksi
Eksodus ‘Kemiskinan’
MARHABAN ya Ramadan. Puji syukur kehadirat Allah SWT, kita umat muslim masih diberi kesempatan bertemu bulan yang penuh berkah. Bulan yang lebih mulia dari seribu bulan lai ...
Other
 
Kolom Pembaca
Perbatasan
Perbatasan tampaknya menjadi tema sentral belakangan ini. Dinamika dan kompleksnya permasalahan, membuat selalu dibicarakan, didiskusikan, diteorikan, diberitakan dan dijad ...
Other
 
Home Utama Balikpapan Samarinda Pro Kaltim Special Nasional Ekonomi Kaltim Rubrik Olahraga Hiburan
Our Network
JAWA - BALI - NUSATENGGARA: Jawa Pos - Rakyat Merdeka - Radar Bogor - Radar Cirebon - Radar Tegal - Lombok Post - Timor Ekspress - Radar Surabaya - Indo Pos - Radar Tasikmalaya - Radar Banten SUMATERA: Batam Pos - Sumatera Ekspres - Palembang Pos - Radar Lampung - Jambi Ekspres - Pekanbaru MX - Rakyat Aceh - Radar Tuba - Radar Palembang - Rakyat Lampung - Radar Lamteng - Radar Lamsel - Radar Tanggamus - Radar Kotabumi - Radar Metro - Rakyat Bengkulu - Jambi Independent - Riau Pos - Pekanbaru Pos - Dumai Pos - Pos Metro Batam - Padang Ekspres - Pos Metro Padang - Sumut Pos KALIMANTAN: Pontianak Post - Equator - Metro Pontianak - Metro Singkawang - Kapuas Post - Kun Tian Ri Bao SULAWESI: Fajar -Palopo Pos - Pare Pos - Ujung Pandang Ekspres - Manado Post - Gorontalo Post - Berita Kota Makassar - Kendari Pos - Kendari Ekspres MALUKU: Malut Post - Ambon Ekspres IRIAN: Cenderawasih Pos - Radar Sorong - Radar Timika MAJALAH:Tabloid Nurani - Oto Trend - Tabloid Nyata NEWS PORTAL: MyRMNews - Sumut Cyber - Riau Today - Batam Cyberzone KALTIMPOST GROUP: Kaltim Post - Radar Banjarmasin - Post Metro Balikpapan - Samarinda Pos - Radar Tarakan - Kalteng Pos - Radar Sampit - Radar Sulteng RADIO PORTAL: KaPe FM - RT FM